Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Thursday, February 11, 2021

Si Biru

SI BIRU

 

Puisi dengan Judul Si Biru

Wahai engkau si biru nan pendiam

Mengapa dirimu tak lagi mengingin tuk berucap

Tahukah engkau si biru nan enggan tuk berkata

Betapa daku kan membutuh cakap dirimu

 

Wahai engkau si biru nan ada di muka

Mengapa ragamu tak mengingin tuk menatap

Tahukah engkau wahai si biru nan tak kasat

Betapa diri ini kan mengingin tuk saling memandang

 

Wahai engkau si biru nan dekat di hati

Mengapa engkau menafik tuk merasa

Tahukah engkau wahai si biru nan mesti perasa

Betapa daku kan mengingin tuk saling merasa

 

Wahai engkau si biru nan dekat di telinga

Mengapa dirimu tak lagi mau mendengar

Tahukah engkau wahai si biru nan mendengar selalu

Betapa diri ini kan mengingin tuk bisa kan mendengar

 

Wahai engkau si biru nan selalu memikir

Mengapa dirimu tak mau tuk memikir kembali

Tahukah engkau wahai si biru nan sanggup memikir

Betapa daku kan mengingin tuk saling memikir

Sunday, May 27, 2018

Putri Malu yang Tak Lagi Malu


PUTRI MALU yang TAK LAGI MALU

(Puisi untuk Dia yang Ada di Rantau)

Sumber Gambar: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgywcbdJQmaOK8Ixi5skGXx4qVn3DDgWOgcObWI8BTK_cRfOWiaAe1t-UCRGGhNFBoKIM4LtCSPG-UpkGUNJ5uIvWp9JHxQ-po5nnLF4YUiSQUvTs7q6JJqMZDqe0Z3BlBAnJaRcsohbKc/s640/putri+malu+bunga.jpg
oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah


Wahai engkau si putri malu
Mengapakah engkau kan begitu malu
Takkan pernah dirimu mau
Tuk tunjukkan keindahammu pada semua

Wahai engkau sang putri nan malu
Pernahkah engkau kan berpikir
Betapa indah dirimu puteri
Dikala dirimu kan lagi memalu

Namun semua kan berubah kini
Tak kan lagi menjadi sama
Si putri nan dahulu memalu
Sekarang ini tak lagi menjadi malu

Wahai engkau si putri malu
Mengapa engkau kan berubah begitu
Adakah alasan nan ingin dirimu tunjukkan
Hingga semua kan menjadi perhatian

Wahai engkau sang putri nan memalu
Keindahan dirimu kini kan menjadi memudar
Tak lagi indah seperti dahulu
Merindu diriku akan engkau yang dulu

Wahai engkau si putri malu
Bisakah engkau kan memalu lagi
Takkan boleh semua kan memandang indahmu
Cukuplah insan tertentu nan kau izin tuk memandang






Saturday, May 26, 2018

Puisi Untuk Sang Malam


PUISI UNTUK sang MALAM

(Puisi untuk Dia yang Ada di Rantau)

Sumber Gambar: https://pixabay.com/id/cantik-gelap-malam-indah-1866538/

oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah

Wahai engkau sang malam nan lagi datang
Apakah yang daku kan lagi rasa
Mengapa ramai nan ada di luar
Tak ku rasa meski hanya kan sedikit

Wahai engkau malam nan semakin menggelap
Dapatkah engkau kan menjelas untuk diriku
Mengapa hati tak bisa menenang
Meski mencoba telah ku lakukan sangat

Wahai engkau malam nan sekarang melarut
Dimanakah rasa yang selalu diriku punya
Mengapa tak lagi hadir meski sesaat
Menghilang sudah bak ditelan sang gelap

Wahai engkau malam nan mulai memagi
Haruskah daku menunggu selalu
Saat hati telah memulai tuk lelah
Tak terhingga sudah diri ini menantikannya

Wahai engkau sang malam yang telah berganti fajar
Semoga semua kan berubah nanti
Gelap sunyi nan ada di hati ini

Menjadi terang cinta hingga bahagia kan selalu ada




Wednesday, January 31, 2018

DIAM KAWAN BANYAKKU

DIAM KAWAN BANYAKKU
(Puisi untuk Kawan yang Mendiam Selalu)


oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah

Wahai engkau si kawan banyak
Sungguh tega dirimu kawan
Membuat diriku termenung saja
Terdiam diriku engkau anggurkan

Wahai engkau si kawan nan baik
Benarkah ini nan ingin dirimu perbuat
Mendiamkan daku kan selalu
Bahagia pun diri ini tak mampu

Wahai engkau si kawan nan hebat
Pernahkah engkau akan berpikir
Rasa hati yang diri ini kan merasa
Dalam hati begitu lara menyakit

Wahai engkau kawan di hati
Hentilah engkau dalam tumindak
Janganlah engkau kan lagi bersikap
Karena sungguh diriku tak menguat

Wahai engkau si kawan banyakku
Akankah engkau akan kembali
Semula lagi diriku bertindak
Kan tenang rasa dalam ragaku

Tuesday, January 30, 2018

MENGHARAP MENEMU IDE

MENGHARAP MENEMU IDE
(Puisi untuk Aku yang Berusaha Mencari Ide)

Sumber: http://aliffajri06.blogspot.co.id/2015/12/Tips-Menggali-Ide-Bisnis-Kreatif.html

oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah

Di malam nan tampak menggelap
Diri ini kan hanya bisa terdiam
Termenung daku sembari duduk
Tak ingin diriku kan ada yang mengganggu

Sejenak diri ini kan memikir
Untaian apa nan akan daku tuliskan
Berharap diri ini kan ada gagasan
Tuk ungkapkan berbagai rasa di perasaan

Mencoba daku berjalan perlahan
Memandangi setiap jengkal sang gelap malam
Masih daku kan selalu berharap
Kan dapatkan ide indah nan menawan

Tatkala diri ini telah merasa lelah
Terduduk lagi diriku akan perbuat
Hingga kan sirna rasa di raga
Tumindak ini akan terus aku kan laku

Dikala lelah telah menghilang sudah
Diri ini kan kembali mencoba memikir
Berkeras daku kan cari ide menawan
Namun sayang sampai akhir puisipun daku tak temukan