Showing posts with label SMAN 1 Karangtengah. Show all posts
Showing posts with label SMAN 1 Karangtengah. Show all posts

Saturday, May 19, 2018

ULANGAN HARIAN MATEMATIKA PEMINATAN KELAS XI



ULANGAN HARIAN (UH)  
MATEMATIKA PEMINATAN KELAS XI IPA 4, 5, 6
SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2017/2018


KURIKULUM NASIONAL (K13)

Mata Pelajaran            : Matematika Peminatan               Kelas         : XI (sebelas)

Kelompok Mapel        : Peminatan                                   Tanggal     : 19 Mei 2018

Peminatan                   : IPA 4, 5, 6                                   Waktu        : 07.00 s.d. Selesai


PETUNJUK UMUM

1.        Kerjakan soal di bawah ini pada kertas ulangan yang telah kalian sediakan.
2.        Terdapat dua materi sehingga terdapat dua ulangan yang harus kalian selesaikan.
3.        Kerjakan dua ulangan tersebut pada lembar terpisah.
4.        Kerjakan soal-soal tersebut dengan cermat dan hindari tindakan curang dalam mengerjakan ulangan tersebut.
5.        Kumpulkan hasil pekerjaan kalian hari Senin, 28 Mei 2018 paling lambat sebelum pukul 12.00 WIB

PETUNJUK KHUSUS

A.       Kerjakan soal di bawah ini dengan jawaban yang benar!
MATERI 1: PERSAMAAN LINGKARAN
1.        Tentukan titik pusat dan jari-jari dari persamaan lingkaran di bawah ini.
   
2.       Sebuah lingkaran dengan titik pusat P( 2 , 3). Tentukan persamaan umum lingkaran tersebut jika diketahui lingkaran itu melalui titik Q( 2 , 3) !
3.      Tanpa menggambar sketsanya, tentukan kedudukan garis g terhadap lingkararan L di bawah ini:
   
4.      Diketahui sebuah lingkaran dengan persamaan berikut ini. 
    
       dan titik Q( 3 , 2). Dari titik Q dibuat garis singgung pada lingkaran. Jika titik S adalah titik singgungnya, berapakah panjang garis singgung QS !  
5.       Dipunyai lingkaran K dan lingkaran L dengan persamaan sebagai berikut ini.
    
   
       Tentukan kedudukan lingkaran K dan lingkaran L tersebut !
MATERI 2: POLINOMIAL
1.        Dipunyai polinomial sebagai berikut.
    
       Tentukan nilai polinomial P(x) jika diketahui x = -2 !
2.       Dipunyai sebuah polinomial sebagai berikut.
   
      Tentukan hasil dan sisa bagi dari bentuk polinomial di atas jika dibagi dengan ( x – 3)  
      (Catatan : Kerjakan dengan menggunakan skema horner)
3.      Sebuah suku banyak didefinisikan sebagai berikut.
   
      Tentukan hasil dan sisa bagi dari P(x) jika diketahui P(x) dibagi oleh bentuk aljabar berikut.
  
4.    Tentukan sisa pembagian suku banyak P(x) oleh (x + 1) (x – 1), apabila diketahui bentuk suku 
      banyak P(x) dibagi (x – 1) sisanya 6, jika dibagi (x + 1) sisanya -4 !
5.     Dipunyai bentuk polinomial seperti di bawah ini.
  
      Buktikan bahwa -1 adalah akar dari bentuk polinomial tersebut ! Selanjutnya, tentukan pula 
      akar-akar yang lain dari bentuk polinomial tersebut !



==== SELAMAT MENGERJAKAN ====

Saturday, January 27, 2018

PENERUSKU

PENERUSKU

Sumber: https://cdn.pixabay.com/photo/2013/05/02/17/05/weld-108585_960_720.jpg

oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S.Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah

Terdengar bunyi bising dari motorku. “Dot...dot...dot”, seperti itulah suara motorku saat ini. Ada kerusakan pada bagian knalpot motorku sehingga menimbulkan suara yang kurang menyenangkan. Ketika aku menyalakan motorku, banyak mata langsung memandang ke arahku. Seolah mereka berkata, “ Hai pemuda, tak bisakan kau ajari motormu untuk bernyanyi lebih merdu.” Aku merasa malu dengan kondisi itu.

Siang itu, aku putuskan untuk memperbaiki motorku di kota. Aku nyalakan motorku dan seketika langsung terdengar bunyi yang khas dari motorku itu. Aku pun langsung melesatkan motorku di aspal hitam. Banyak mata yang memandang sambil tersenyum ketika mereka berpapasan denganku. Aku tahu apa yang mereka pikirkan. Aku mengerti apa yang mereka rasakan. Tapi diriku berusaha untuk tak peduli. Aku bergegas memacu motorku sambil mencari papan bertuliskan Las Knalpot.

Sepanjang jalan, mata ini terus mencari. Berharap akan ada papan bertuliskan Las Knalpot. Namun sayang, tak kunjung juga aku menemukan papan itu. Sekalipun ada tukang las, tetapi mereka tidak menyediakan jasa las knalpot. “Sungguh hari ini aku benar-benar sial”, pikirku.

Di saat aku sudah putus asa dan ingin pulang, tak ku sangka aku malah menemukan papan bertuliskan Tukang Las Knalpot. Sebenarnya tempatnya sangat strategis yaitu di pinggir jalan raya dekat polres kota. Aku pun sudah beberapa kali melewatinya, namun karena papan namanya agak tertutup dedaunan sehingga menyulitkan aku untuk menemukan tempat itu.

Bagai menerima hadiah seratus juta, aku merasa senang sekali. Aku segera mendekati tempat itu dan menemui si tukang las. “Ada yang bisa dibantu, Mas?” tanya seorang bapak yang tiba-tiba mendekatiku dari samping. Aku masing ingat betul nama orang tersebut. Jeki, itulah nama orang yang menanyaiku. Pak Jeki adalah tukang las yang bekerja di tempat itu. “Anu, mau las knalpot”, jawabku terkaget-kaget.

Dengan wajah yang kelelahan, Pak Jeki menyuruhku untuk duduk di kursi kayu yang telah disediakan. Aku pun segera duduk sambil memandangi motorku. Terasa sangat nyaman dan sejuk ketika duduk di kursi tersebut. Maklum dari tadi aku harus berkeliling berpanas-panas ria untuk mencari tukang las knalpot. Pak Jeki pun segera menyiapkan alatnya. Dilepasnya baut satu persatu hingga kini knalpot motorku tak berbaut lagi. Setelah itu, dilepasnya knalpot motorku. Sesekali Pak Jeki harus memukul bagian knalpot untuk mempermudah melepaskan knalpot. “Sudah lama bekerja seperti ini, Pak?” tanyaku.

“Apa mas?” jawab Pak Jeki.

“Sudah lama bekerja seperti ini, Pak?” ulang pertanyaanku.

“Iya, Mas. Sudah lama, kira-kira 20 tahun”.

Setelah pertanyaan itu, kami pun saling bertanya kembali mulai dari siapa diriku sampai alasan Pak Jeki bekerja menjadi tukang las knalpot. Berbagai obrolan pun mulai bermunculan dari mulut Pak Jeki.

Pak Jeki juga bercerita bahwa sebelumnya tak ada pikiran untuk menjadi seorang tukang las. Menjadi seorang guru, itulah mimpi Pak Jeki. Katanya menjadi guru adalah tugas mulia. “Bisa buat pinter orang, Mas.” Tuturnya.

Pernah Pak Jeki menempuh bangku kuliah namun tidak sampai lulus. Baru 1 tahun mengenyam bangku kuliah, kedua orang tua Pak Jeki meninggal akibat kecelakaan. Hal itu menjadi pukulan berat bagi Pak Jeki. “Tak ada lagi dana untuk melanjutkan” katanya. Setelah kejadian itu, Pak Jeki stress dan tak punya harapan lagi. Akhirnya Pak Jeki memutuskan untuk berhenti kuliah dan bekerja seadanya.

“Waktu itu, saya diajak kerja sama orang buat ngelas” katanya.

Setelah Pak Jeki merasa bisa untuk berdiri sendiri, akhirnya Pak Jeki memutuskan untuk membuat tempat las sendiri. Agar berbeda dengan tempat las yang lain, Pak Jeki pun membuat tempat las knalpot.

“Biar beda.” pikirnya.

Sambil bercerita, Pak Jeki pun mengenakan kaca mata kitamnya. Bagaikan seorang detektif yang siap untuk menyelesaikan kasusnya. Pak Jeki pun mendekatkan alat lasnya, disulutnya ujung alat tersebut dengan korek yang telah dinyalakan tadi. Setelah itu, Pak Jeki segera mengelas bagian knalpot yang rusak. Tampak jelas percikan api dari alat lasnya. Pak Jeki tidak merasa takut dengan panasnya api dari alat las itu.

“Sudah biasa” katanya.

Tanpa sadar, knalpot sudah selesai dilas. Setelah itu, dicelupkannya bagian yang dilas tadi ke dalam ember berisikan air. Setelah beberapa saat, Pak Jeki pun memasang knalpot ke motor. Diambilnya baut yang berserakan dan dipasangnya kembali. Setelah selesai terpasang, Pak Jeki menyuruhku untuk menyalakan motor. “Sudah tidak ada berisik lagi, Pak.” Pak Jeki pun hanya tersenyum ketika mendengar perkataanku.

Setelah membayarkan upah, aku pun bersiap untuk pulang. Aku pakai helm yang sedari tadi ada di sampingku. Saat aku hendak pulang, ada sebuah mobil yang menepi ke arah tempat las Pak Jeki. “Siapa itu, Pak?” tanyaku.

“Penerusku”

Sebelum kami berpisah, Pak Jeki mengatakan bahwa tak masalah mimpinya berakhir di sebuah tempat las knalpot. Tapi, Pak Jeki tak akan membiarkan mimpi anaknya berakhir sama seperti dirinya. Anak Pak Jeki adalah seorang dosen di sebuah universitas ternama di kota itu. Saat menceritakan hal tersebut, sangat tampak wajah puas dari seorang ayah ketika melihat anaknya menjadi seorang yang berhasil. “Hebat benar, Pak Jeki.” Pikirku.

Hari itu, aku belajar banyak dari seorang Pak Jeki. Meski dirinya hanya seorang tukang las knalpot, dia tidak pernah menyerah untuk mewujudkan mimpi anaknya. “Sungguh, hari ini aku belajar banyak darimu Pak Jeki.”



 == THE END ==





ENGKAU SANG PEMUDA

ENGKAU SANG PEMUDA
(Puisi untuk Aku yang Banyak Bicara)


oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah


Engkau pemuda nan ada di sana
Sedang bertindak apakah engkau kan lagi
Betapa asyik dirimu kan berlaku
Tak peduli apa yang ada di keliling

Wahai engkau sang pemuda
Pernahkah engkau kan berpikir
Banyak mata kan lagi memandang
Karena tindak dirimu nan tak begitu sedap

Wahai engkau si pemuda
Mengapa engkau tak lagi berhati
Memandang setiap insan lain pun dirimu tak ingin
Hingga mereka kan menganggap dirimu hina

Wahai pemuda nan lagi bersuka
Tenanglah engkau dalam berkata
Lirihkanlah selalu setiap tutur dan tawa dirimu
Sungguh engkau kan jadi begitu elok

Wahai engkau pemuda penerus bangsa
Tumindakmu kan selalu jadi sorotan
Bersikaplah nan santun menawan
Hingga sang insan kan pasti memuji selalu raga dirimu

Wednesday, January 24, 2018

Engkau Sang Penerus Bangsa

Engkau Sang Penerus Bangsa
(Untaian Puisi untuk Siswaku Tersayang)




oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah


Wahai engkau sang penerus bangsa
Dirimu mengucap jikalau engkau kan berjaya
Kau pun berkata jikalau engkau kan mampu tuk berkuasa
Dirimu sesumbar jikalau engkau kan pasti menakluk dunia

Namun wahai engkau sang penerus bangsa
Bagaimana engkau kan bisa tuk berjaya
Jikalau dirimu tak hormat pada si pemberi ilmu
Tak kau dengar setiap untaian nan tercucur dari sang bibir

Namun wahai engkau sang penerus bangsa
Benarkah dirimu kan jadi berkuasa
Tatkala si pemberi ilmu engkau telah aniaya
Hingga luka menganga yang kan jadi teman hidupnya

Namun wahai engkau sang penerus bangsa
Benarkah dirimu si penakluk dunia
Padahal engkau tak mampu tuk menjaga
Ribuan rasa dalam kalbu si pemberi ilmu

Wahai engkau sang penerus bangsa
Tahukah engkau jikalau pemberi ilmu menyayangimu sangat
Tak kan ingin sekarangmu kan memusnah
Hingga dirimu takkan punya masa depan nan indah

Wahai engkau sang penerus bangsa
Dengarlah sejenak untaian kata si pemberi ilmu ini
Resapilah setiap kata nan ada
Hingga perubahan nan ada dank an tercipta

Wednesday, January 10, 2018

HATIKU BUKAN PIKIRKU


HATIKU BUKAN PIKIRKU

(Puisi untuk Hati dan Pikir yang selalu Bertikai)

Sumber : http://brainwarriorswaypodcast.com

oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah


Wahai engkau hati di raga
Sungguh engkau bukanlah pikirku
Takkan mungkin kita serupa
Pertikian kan jadi pembatasnya

Duhai hati yang kan bertikai selalu
Lelahkah engkau untuk merasa
Jutaan lara yang kan melanda
Karena dirimu bukanlah pikirku

Wahai hati yang bukan pikirku
Sadarkah dirimu jikalau kita berbeda
Meski kita tak mungkin sama
Yakinkah engkau jikalau kita kan bisa bersama

Wahai hati yang ku harap yakin
Percayakah engkau jikalau kita pelengkap
Tanpa dirimu pikirku kan memusnah
Tanpa pikirku engkaupun kan menghilang

Wahai hati yang tak ingin engkau menghilang
Jangan pernah engkau kan pergi
Melayang jauh terbang dari raga pikirku
Karena sungguh pasti tak sanggup diri ini

Wahai hati nan ada di ragaku
Percayakah dirimu jikalau pikirku cinta
Takkan ingin sedetik pun kita berpisah
Karena pikirku kan selalu hanya untuk hatimu

Tuesday, January 9, 2018

KAWANKU SI ALAS KAKI


KAWANKU SI ALAS KAKI

(Untaian Puisi untuk Pasangan yang Memadu Kasih)




oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S. Pd.
Larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah


Kawan,
Sungguh beruntung dirimu selalu
Kan begitu berarti bagi setiap insan
Namun semua kan jadi realita
Tatkala dirimu kan lagi berpasang

Kawan,
Sungguh engkau kan patut bersyukur
Karena hidupmu nan begitu indah
Selalu dirimu kan berpasang pasang
Hingga teranggap tak kan bisa engkau terpisah

Kawan,
Pastilah banyak yang kan mengiri
Tatkala memandang mesranya dikau dan dia
Memadu kasih di setiap putaran waktu
Kan terlupa seraya dunia milik berdua

Tapi kawan,
Semua yang kan ada memusnah sudah
Dikala engkau tak lagi bersamanya
Hidup ini kan terasa sunyi
Hingga dunia takkan lagi menganggap dirimu ada

Untuk itu kawan,
Jagalah dirinya yang engkau sayang selalu
Jangan pernah kan sedetik dirimu tinggalkan
Jikalau engkau kan pergi tuk sesaat
Ajaklah dia tuk bersamamu selalu

Sunday, January 7, 2018

MARI BERKARYA, MARI BERKERAJINAN!

MARI BERKARYA, MARI BERKERAJINAN!

(Kumpulan Hasil Kerajinan Siswa SMAN 1 Karangtengah Semester Gasal TA 2017/2018)

oleh:
Rezky Bagus Pambudiarso, S.Pd.
larezza125@gmail.com || SMAN 1 Karangtengah

Salam Budaya!! Kali ini kita akan mencoba untuk membahas berbagai kerajinan yang telah tercipta dari tangan-tangan siswa-siswi  SMA N 1 Karangtengah pada semester gasal tahun ajaran 2017/2018.



Kerajinan adalah suatu karya seni yang proses pembuatannya menggunakan keterampilan tangan manusia. Menurut Kadjim (2011:10), kerajinan didefinisikan sebagai suatu usaha yang dilakukan secara terus menerus dengan penuh semangat ketekunan, kecekatan, kegigihan, berdedikasi tinggi dan berdaya maju yang luas dalam melakukan suatu karya. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kerajinan adalah segala sesuatu yang dibuat dengan tangan manusia. Biasanya hasil dari kerajinan ini berupa hiasan, karya seni, ataupun benda siap pakai.

Banyak manfaat yang diperoleh seseorang melalui pembuatan kerajinan diantaranya: 1) mengisi waktu luang, 2) melatih kreativitas, 3) melatih kesabaran, 4) menghemat, dan 5) sebagai ladang bisnis. Dengan banyaknya manfaat tersebut, SMA N 1 Karangtengah menegaskan bahwa mengajarkan kerajinan kepada siswa merupakan suatu hal yang wajib. Adapun wujud keseriusan sekolah tampak pada mata pelajaran (mapel) seni budaya dan PKWU.

Dalam pembelajaran kedua mapel tersebut, siswa diajarkan tentang bagaimana cara pembuatan kerajinan dengan baik. Setiap proses wajib ditunjukkan kepada guru mereka sehingga siswa dapat bekerja secara terarah. Selain hal itu, siswa juga diajarkan tentang bagaimana cara pengemasan barang yang baik. Hal ini bertujuan agar hasil kerajinan yang mereka buat dapat dikemas dengan baik sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Berikut adalah hasil kerajinan yang telah dibuat oleh siswa SMAN 1 Karangtengah pada semester gasal tahun ajaran 2017/2018.

Lukisan pada Gerabah
Kerajinan Topeng
SMAN 1 Karangtengah merupakan salah satu sekolah adiwiyata yang ada di Demak. Untuk mendukung program tersebut, kerajinan yang dibuat oleh siswa juga diarahkan untuk memanfaatkan bahan-bahan yang berasal dari alam. Berikut adalah hasil kerajinan yang telah dibuat oleh siswa dan berasal dari alam.

Kerajinan Kapal dari Bambu
Kerajinan Tempat Lampu dari Bambu
Kerajinan Tempat Lampu dari Batok Kelapa
Kerajinan Hiasan Dinding dari Cangkang Kerang
Selain menampilkan fungsi estetis, kerajinan yang dibuat oleh siswa juga diarahkan untuk memiliki fungsi praktis. Hal ini dilakukan agar kerajinan memiliki nilai lebih dibanding kerajinan lainnya. Beberapa contoh hasil kerajinan antara lain:

Kerajinan Tempat Pensil dan Bolpoint
Kerajinan Tempat Jam Dinding
Kerajinan Lampu Tidur
Kerajinan Figura Foto Mini
Kerajinan Lampu Tidur
Demikian pembahasan kita tentang berbagai hasil kerajinan siswa-siswa SMA N 1 Karangtengah pada semester gasal tahun ajaran 2017/2018. Semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi kita semua. Akhir kata, Salam Budaya!!